Kemiskinan dan korupsi

dari CILACAP BERCAHAYA ke  BANGGA MBANGUN DESA

Desentralisasi pemerintahan dengan sebutan Otonomi di mulai tahun 1999 sampai saat ini tahun 2012 sudah berjalan 12 tahun. Otda adalah dimaksud dimaksud adalah untuk demokratisasi , pemberdayaan dan untuk mendekatkan pelayanan publik ke masyarakatnya nampak belum berjalan efektif untuk kesejahteraan masyarakat.

Kemiskinan dapat dilihat dari beragam dimensi. Namun faktor ekonomi masih menjadi persoalan utama. Jika menggunakan standar garis kemikinan yang berlaku internasional, yakni pendapatan 2 dollar perhari. Sedangkan standar yang digunakan indonesia adalah pendapatan 1 dollar AS ( kurang dari Rp. 9000 perhari).

Data mulai dari tahun 2004 berdasarkan jumlah keluarga miskin terdapat 152.539 KK miskin dibanding Total KK 376.912 KK (27,77 %) dan berdasarkan jumlah jumlah penduduk miskin adalah 549.221 jiwa dibanding dari jumlah penduduk 1.644.465 jiwa, saat itu menempati urutan ke -2 di jateng . Ini berarti keadaan penduduk prosentasenya lebih dari 45% hanya cukup untuk bertahan hidup, sedikit sisanya untuk kebutuhan dasar lainnya.

Lalu untuk data tahun 2005 penduduk miskin bertambah berjumlah 170.432 KK (40,47 %). Untuk tahun 2006 menjadi 163,791 KK (38,47%). Tahun 2007 terdapat 163.791 KK (38,47%). Dan tahun 2008 menurun menjadi 156.936 KK (35,55%) atau masih lebih dari 650 ribu jiwa.

Titik pijak data harus diambil mulai tahun 2004 karena akhir pergantian system, karena pada tahun tersebut Kepala daerah pemda kab. Cilacap mulai dipilih melalui mekanisme demokratis (masih) melalui perwakilan DPRD.

Dari data tersebut menjelaskan fase demokratis belum mampu menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.

Di sisi lainnya kinerja otonomi daerah melalui pajak dan restribusi daerah dalam pendapatan asli daerah  (PAD) untuk pemasukan kas daerah meningkat terus dari mulai tahun 2004 PAD sebesar Rp.53.499.093.971. Lalu tahun 2005 naik menjadi Rp. 66.426.073.249. Tahun 2006 menjadi Rp. 78. 895.457.229. tahun 2007 Rp.1.024.420.643.865. Tahun 2008 Rp. 1.163.540.428.574. Dan tahun 2012 PAD direncanakan naik menjadi Rp.174.354.207.000.

Kasus dugaan korupsi

Menepis tudingan berbagai pengamat, kejari menyatakan bahwa setiap kasus yang sudah dalam lidik tidak akan dihentikan, hal itu dikatakan kepala kajari cilacap, Edyward Kaban, diruangan kejari kepada penulis. Menurutnya saat ini cukup banyak kasus yang sedang ditangani. Diterangkan kasus yang didalami mengenai kasus sekdes. Pasar sampang dan kasus bunton.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s