OPTIMALKAN ANGGARAN 2012 PERUBAHAN.

Anggaran perubahan APBD kabupaten Cilacap, ditetapkan, Rabu (10/10). Penetapan ini dipandang dari segi waktunya sangat terlambat berkaitan mepetnya implementasi program pembangunan. Hal ini mengundang kritik protes terhadap DPRD dipandang memperlambat penetapannya. Pasalnya tutup tahun anggaran pada bulan desember, antara tersebut tinggal tersisa waktu digunaka

n untuk merencanakan lelang tender proyek dll, jadi efektif berjalan tinggal 1,5 bulan.
Berkaitan itu, mengkonfirmasi soal tersebut, mantan sekda cilacap 2003-2006 , Ir. Adi Sarosa, mempertanyakan kapan penyerahan APBD perubahan 2012 dari eksekutif ke DPRD. Menurutnya jangan berpatokan maksimum tiga (3) bulan sebelum tutup anggaran APBD masih bisa ditetapkan. Kecuali proyek pengadaan kurang dari satu (1) juta tidak perlu proses ketentuan pemerintah. Mestinya patokannya bukan seperti itu, tapi tepat waktu dan tepat mutu. Dikatakan APBD bisa kurang baik karena waktunya mepet. Baik pada APBD murni maupun perubahan harus tepat waktu dan tepat mutu. Dijelaskan lebih lanjut untuk implementasi yang baik dari waktu dan mutu penetapan APBD perubahan paling lambat juni atau awal juli, bulan maret sudah ada penyerahan ke DPRD. Kalau sampai juli lebih baik nggak ada perubahan APBD kecuali bersifat sosial, tegasnya. Sedangkan untuk APBD definitif bulan januari sudah ada penetapan, itu kalau mau segi mutu tercapai. Masalahnya ada pada kapan waktu penyerahan dari eksekutif, DPRD bagaimanapun mekanisme mesti ditempuh pembahasan di tingkat komisi sampai pandangan fraksi-fraksi baru ditetapkan. Dengan kondisi mepet seperti itu eksekutif harus kerja keras, begitu harapannya.

Di tempat yang berbeda, penjelasan mengenai waktu untuk implementasi program APBD perubahan, mengkorfirmasi Kabid PHB Dinas Cipta karya dan tata ruang (DCKTR), Adi Prabowo SH. ST., menjelaskan, bahwa problem usulan dari masyarakat yang masuk ke DCKTR baru berupa judul, alamat, misal jalan setapak RT/RW sekian, sehingga butuh perencanaan. Menurutnya selama pekerjaan tidak komplek saya kira bisa di selesaikan. walau nantinya bertepatan musim hujan itu tidak bisa di salahkan, walaupun realisasinya hari kerja jadi berkurang , ya memang agak berat jumlah kegiatan relatif cukup banyak. Sedangkan saat ini definitif dan proyek D.I.D masih berjalan. DID saja jumlahnya 86 kegiatan fisik, begitu ujarnya. Selanjutnya dikatakan DID tidak terkait perubahan APBD, merupakan pelimpahan dari Disdikpora dengan belum dilakukan perencaannya, padahal cipta karya bukan dinas perencana, ini membutuhkan kerja waktu banyak, begitu jelasnya. Menurutnya dengan sis waktu yang ada kurang dari tiga bulan kegiatan harus dioptimalkan. harapannya semoga bisa selesai pada waktunya, walau sisa waktu mepet.

Dari pantauan terhadap penetapan rancangan berita acara persetujuan bersama antara Bupati dan DPRD tentang perubahan APBD kab. Cilacap tahun anggaran 2012. pendapat fraksi-fraksi DPRD sebagai berikut: APBD perubahan tahun 2012 sebesar 1,73 trilyun. meningkat 7,42 % dibandingkan APBD perubahan 2011, sebesar Rp. 1,61 Trilyun. Lalu Direncanakan PAD dalam perubahan APBD menjadi Rp. 174.354.467.000 ( seratus empat puluh milyar…). Sebagai sumber pendapatan dalam APBD dana PAD masih dibawah 10 %. Dan sektor pertanian masih mendominasi PDB cilacap, lainnya petani dan nelayan tidak kurang 7000 orang dan untuk UKM tidak kurang 3000, namun secara umum pemberdayaan ekonomi masyarkatnya masih relatif kecil hanya Rp. 8,146 Milyar. Serta ada penyertaan modal untuk BPR-BKK kesugihan dan PDAM.
Bagaimana kelanjutan implementasinya , bukan saja Anggaran merupakan dokumen politik sebagi komitmen antara eksekutif dan legislatif atas penggunaan dana publik. Penyerapan anggaranlah bukti adanya pembangunan. Untuk itu kiranya tak ada salahnya kontrol dari masyarakat.

Itulah sebabnya, APBD perlu disusun sebaik mungkin agar menghasilkan efek ganda bagi peningkatan daya saing daerah yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan rakyat secara berkesinambungan.
   

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s