MENDIDIK KESADARAN PENDIDIKAN KARAKTER

Manusia dengan berjalannya waktu otomatis akan semakin tua. Kehidupan dilanjutkan oleh generasi yang lebih  muda. Bahwa regenerasi atau peralihan estafet dalam kehidupan adalah suatu kemestian. Namun peralihan generasi macam apakah yang di kehendaki suatu bangsa/ negara. Disini dalam tanda petik dalam suatu bangsa/ negara, dimana generasi hidup dalam suatu negara yang telah menghidupi dan memberi makan untuk hidupnya. Hal ini kiranya perlu disadari sejak awal, bukan saja saat ini kita di hadapkan pada Era globalisasi, suka atau tidak, tak dapat dipungkiri kita sudah berinteraksi dengan situasi itu. Kemajuan teknologi informasi dan perdagangan bebas, dipandang pemicu semakin merekatkan hubungan antar bangsa. Memang di satu sisi era global membantu penyebaran sosialisasi beragam ide kemanusiaan dan dilain pihak globalisasi dengan pasar bebasnya memberi tantangan tersendiri, karena yang dulu individu jadi obyek kuasa, sekarang menjadi obyek pasar, akhirnya justru memperparah krisis solidaritas dan identitas warga.

Kecenderungan globalisasi justru menggerus krisis solidaritas dan identitas, digambarkan oleh Rr. Noer Indah Aprianti dalam tulisannya di media (SM, 30 juli 2011), diklasifikan generasi muda saat ini terdapat tiga kategori yakni Generasi NKRI, Generasi NII dan Generasi Keong Racun. Menurut pendapatnya karena pengaruh budaya luar, generasi NKRI sangat sulit di temukan. Sedangkan Generasi NII  yaitu generasi yang tidak puas dengan generasi NKRI; suatu generasi yang ingin mengubah bentuk dan dasar negara kita. Terakhir generasi keong racun, suatu generasi anak muda sangat terpengaruh pada arus global yng kurang di serap dengan cerdas. Generasi ini bergulir dari naik daunnya lagu “keong racun” ditunjukkan dari cuplikan syair “dasar kau keong racun baru kenal kok ngajak tidur”.  Menurut harapannya dibutuhkan satu bentuk generasi yang mampu mengatasi ketegangan antar ketiga generasi tersebut.  Dari pendapatnya tidak digambarkan jawaban seperti apa  generasi tersebut,  namun hanya mengindikasikan generasi yang dimaksud akan muncul lewat suatu fenomena lain, hadir secara alamiah yang mampu menjawab tantangan jaman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s