PDAM Cilacap Kinerja terbaik ke 3 Jateng, Hutang masih 2,56 M.

Penilaian kinerja dilakukan oleh dua insitusi berbeda, yaitu pertama oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan satunya lagi BPS PAM. Se Jawa Tengah  terdapat 35 PDAM, penilaian kinerja, urutannya adalah Salatiga, Magelang dan Cilacap. Dua institusi tersebut mengkategorikan penilaiannya berbeda, yang pertama peringkat berdasar kategori baik, cukup dan kurang baik, sedangkan institusi kedua penilaian peringkat berdasar kategori sehat, kurang sehat dan sakit. BPS PAM tolok ukurnya antara lain bidang keuangan, operasional dan teknik. Dibidang Keuangan diukur dari CURRENT Rasionya, yaitu antara perbandingan Aktiva Lancar dengan Pasiva lancar. Aktiva Lancar antara lain Kas, Piutang Bank dan lainnya, sedangkan Pasiva lancar berupa Hutang jangka waktu kurang dari 1 tahun. Untuk dikategorikan baik atau sehat nilai CURRENT harus sama dengan dua. Nilai current maksudnya adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban dalam 1 tahun. Badan Pemeriksa Keuangan Pusat (BPKP) mengambil penilaian dari dua institusi tersebut,

Hampir semua PDAM pernah mengalami terbelit masalah. Hal ini karena pada waktu dulu tahun 1994, semua PDAM terkesan dipaksa oleh pusat untuk menerima bantuan pinjaman, salah satunya melalui skema pinjaman investasi dari Asia Development Bank (ADB).  Pada waktu itu PDAM Cilacap mendapat pinjaman nilainya Enam Milyard Tiga Puluh Lima Juta Rupiah, dengan grass period 5 tahun. PDAM mendapat pinjaman investasi, pertama karena waktu itu dinilai layak. Kelayakan investasi berdasar antara arus kas masuk dan kas keluar dinilai perbandingannya positif baik. Lalu kelayakan kedua berdasar sebuah hasil diperoleh dengan diatas bunga pinjaman. Tolok ukur akhir berdasar perbandingan antara Keuntungan (Benefit) dan Biaya (Cost) lebih besar dari satu.

Dari pinjaman tahun 1994 tersebut, menjadi bersifat hutang. Hutang PDAM pada tahun 2007 menjadi tiga belas milyard tujuh ratus juta, terdiri dari 5,28 M berupa hutang pokok dan 7,9 M bunganya. Saat ini akhir tahun 2011 hutang PDAM Cilacap tinggal 2,56 M, karena saat tahun 2009 mendapat restrukturisasi penghapusan bunga piutang (FRAP) dan teratur  mengangsur, hutangnya terus berkurang.

Sampai saat akhir tahun ini, PDAM bisa mendapatkan laba mencapai Rp. 5 Milyard,  dengan harga jual air untuk rumah tangga biasa Rp. 3600/m3 harga produksinya Rp. 3700 /m3, jadi untuk pelanggan rumah tangga biasa masih di subsidi. Sedangkan harga jual air untuk kapal Rp. 18000/m3, untuk industri Rp. 8600 /m3.  PDAM sedang membangun busines plan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s