SARASEHAN KNPI : ” PEMIMPIN IDEAL CILACAP”,

Cilacap, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar sarasehan dalam rangka menyambut sumpah pemuda, bertemakan Pemimpin ideal Cilacap ke depan (sabtu,23 /11/011), bertempat di Gd. wanita Patra Building. Sebagai Pembicara: Akhmad Thohari (Budayawan Banyumas), Soeprihono ST.SH.MM (Mantan Sekda) Dan Drs. Nana Sutikna, MA, (Dosen Unsoed Pwt). Acara ini dibuka jam 10.00.WIB, saya undangan ke ruangan disodori isi absensi, makalah dan snack, lalu berjalan ke tempat duduk dengan ruangan terlihat tertata rapi, latar background tema acara yang menarik, namun nampak deretan kursi banyak yang kosong, yang hadir hanya kurang lebih 50 an orang audiens, entah karena waktu penyelenggaraannya sudah terlewat jauh peringatan hari sumpah pemuda. Namun menepis semua keraguan mengingat terdorong sambil melihat bagaimana kondisi saat ini KNPI sebuah organisasi hasil deklarasi Ormas kelompok Cipayung (HMI, GMNI, PMKRI, GMKI,PMII) dibentuk regim suharto untuk mengendalikan pemuda saat itu, masih bertahan hidup. Dilain itu mungkin akan mendapat pencerahan sesuai tema materi diskusi. Sebenarnya materi tema tidaklah terlalu berat, entah kenapa ulasan dan maupun pertanyaan yang muncul kurang menggairahkan, sehingga peserta yang sudah sedikit, jadi tambah  kurang dinamis. Padahal akan dapat pencerahan yang menarik, sebab corak pemimpin dan manajemennya, banyak hal tak bisa dipisahkan, dalam hal pengalaman sangat disadari bahwa efektivitas dan efisiensi suatu gaya manajemen kepemimpinan sangat menentukan keberhasilan suatu bangsa/pemerintahan meraih kemajuan. Dilain manajemen selain unsur unsur yang bersifat universal, seringkali ditemukan pula adanya unsur-unsur bercorak kultural. Dapat diliat pengalaman Corak kepemimpinan Sukarno dan Suharto banyak hal dipengaruhi alam pemikiran Jawa. Lalu apa yang dibagi untuk di tulis acara KNPI itu.  Beruntung di bagi makalah pembicara, masih ada diulaskan.

Makalah Akhmad Tohari dalam tulisan makalahnya mengemukakan pemilukada dituntut bisa melahirkan pemimpin yang menyadari adanya setumpuk masalah, lalu yang memenuhi kiriteria diatas adalah orang yang merasa terpanggil untuk berjuang. Sekaligus berharap kaum muda mengupayakan pemilukada bukan hanya sekedar prosedural, cuma transaksional, yang dari pemilihan ini sulit diharapkan terpilih pemimpin punya komitmen untuk membangun cilacap.

sedangkan Soeprihono dalam makalahnya dimulai dari membedah dari sifat individu manusia dalam menyalurkan prosedur demokrasi, melalui konstitusi atau inkonstituasional, lalu menawarkan agar menghasilkan “pemimpin ideal cilacap kedepan”, maka sebelum rakyat memilih perlu pendidikan politik rakyat melalui beragam media organisasi negara masyarakat dan sosial.

karena mengingat pemimpin dan manajemen dapat dikembangkan untuk studi kepemimpinan manajemen corak keindonesian, tidak salah dalam disini kia share / membagi pengalaman .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s